Fokus utama dari proyek renovasi ini adalah perbaikan struktur Shelter atau saung pertemuan yang tersebar di beberapa Titik Kumpul Nyaman strategis kebun. Sebelumnya, kondisi bangunan peneduh ini mulai mengalami pelapukan pada bagian tiang penyangga dan kebocoran pada atap rumbia lama. Melalui proses pembaruan, material bangunan kini diganti dengan kombinasi kayu keras tahan cuaca dan atap berbahan metal pasir yang lebih dingin serta kedap air. Desain bangunan dibuat lebih tinggi dengan lantai panggung yang bersih, memungkinkan sirkulasi udara mengalir lebih bebas (cross ventilation) sehingga suhu di bawah naungan tetap sejuk meski di tengah hari yang terik.
Selain aspek peneduh, peningkatan Fasilitas Air menjadi prioritas yang tidak kalah penting dalam renovasi kali ini. Air bersih adalah kebutuhan dasar bagi para pekerja untuk hidrasi, sanitasi, maupun keperluan ibadah di lapangan. Pihak pengelola melakukan pemasangan instalasi pipa baru yang terhubung dengan sumber mata air tanah yang jernih, lengkap dengan tangki penampungan berkapasitas besar. Kini, di setiap area istirahat tersedia wastafel cuci tangan dan keran air minum yang higienis. Keberadaan air yang melimpah dan bersih ini sangat krusial untuk menjaga standar kesehatan para pekerja agar terhindar dari dehidrasi dan penyakit yang disebabkan oleh sanitasi buruk.
Transformasi area ini menjadikannya sebagai sebuah Titik Kumpul yang sangat ideal bagi seluruh warga kebun. Area ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat makan siang, tetapi juga menjadi pusat koordinasi singkat sebelum memulai pembagian tugas harian. Dengan adanya meja-meja kayu yang tertata rapi dan area duduk yang ergonomis, suasana diskusi antar petani menjadi lebih rileks namun tetap fokus. Hubungan emosional dan kerjasama tim (teamwork) antar anggota Sahabat Kebun pun semakin erat karena tersedianya ruang komunal yang representatif untuk berbagi keluh kesah maupun inovasi terkait teknik penanaman terbaru.
Manajemen Sahabat Kebun menunjukkan profesionalisme yang tinggi dengan juga memperhatikan aspek estetika lingkungan di sekitar sarana istirahat. Di sekeliling bangunan peneduh, ditanam berbagai jenis tanaman hias penyaring debu dan tanaman aromatik seperti sedap malam dan kemangi untuk memberikan efek relaksasi alami. Jalur pejalan kaki menuju area ini juga dirapikan dengan susunan batu alam agar tidak becek saat musim hujan tiba. Lingkungan yang asri dan tertata memberikan citra positif bagi kebun, terutama saat menerima kunjungan dari pihak luar atau calon investor yang ingin melihat langsung tata kelola perkebunan yang profesional.
